iri

aku iri..
pada Luffy, yang punya ambisi..
cita-cita sederhana, 1 kalimat, yang dengan terus-terusan dia ucapkan setiap bertemu orang lain. dan entah kenapa aku merasa dia akan menjadi seperti apa yang dia inginkan.
meski itu gak mudah.
dia bisa membuat orang-orang disekelilingnya ada untuk membantunya.
guess why?? karena kepolosannya, karena kebaikannya.

aku iri..
pada Hiruma Youichi, yang punya strategi..
kekurangan dalam hal fisik ditutupi dengan kemampuan otak..
meski dalam olahraga yang mementingkan fisik, dia ada di sana, berdiri di tengah-tengah kawan dan lawan, dengan sebuah pemikiran jenius, sebagai penguatnya sendiri.. dan berhasil..
kartu utama yang tidak sempurna dibuang untuk memakai kartu yang sempurna meski bukan utama.
memaksimalkan hal yang dapat dilakukan daripada mencoba mengembangkan semua.
fokus. dan percaya pada teman.. bahwa hidup tidak dilakukan seorang diri..

aku iri..
pada Ryo Yuzawa, yang punya semangat..
kepositifan adalah kekuatan utamanya. optimis, dalam segala hal.
kepositifan mendorong diri untuk terus bekerja keras, menatap hari esok dengan optimis, bahkan dengan kepositifan, keberuntungan dapat mendekat ke arah kita.
"aku ini beruntung". "jika kau mengingat namaku kau akan beruntung".

aku iri..
pada Hiro Kunimi, pada bakatnya yang sebesar langit hari ini.
pada rasa cintanya pada baseball. yang bahkan akan dia teruskan sampai sikunya hancur.
kebodohan yang membuat dia dicintai juga. juga semangat yang menarik teman-temannya untuk ikut maju meski dengan caranya yang kadang egois.

ini bukan puisi, sekali lagi bukan.
bukan pula fiksi, bukan.
ini adalah hal nyata, meski asalnya dari komik.
bahwa ambisi, semangat, rasa cinta, fokus, kepositifan, strategi, kebaikan, itulah yang akan membawa manusia ini menuju hidup yang lebih baik. kepuasan pribadi dalam hidup adalah sesuatu yang didapat dengan menikmati hidup ini, dengan cara masing-masing..

aku iri, dengan mereka..

tapi akan sangat sampah sekali ketika rasa iri hanya menjadi rasa iri..
tidak akan membuat yang iri tambah bagus juga.. malah makin terpuruk..
punya hal yang dijadikan panutan itu bagus, berawal dari iri, keinginan menjadi seperti mereka.. jadi motivasi yang mendorong menjadi lebih baik..
tapi asal tahu saja, memunculkan semangat seperti itu tidak gampang..
bahkan penulis saat menulis ini pun masih ragu, hanya semangat dihati belum sampai menjadi tindakan nyata.. hanya saja, BACALAH MIK!! BACALAH!! MALULAH!! pada mereka!!
GO GO GO!!

*sebenarnya banyak lagi yang membuat diri ini iri, mereka yang lebih dahulu ke luar negeri, mereka yang punya 'tugas' lebih 'wah', mereka yang bisa main saksofon sampai membuat aku melting, mereka yang suaranya aku dengarkan setiap malam, mereka yang aku lihat dengan terkagum-kagum saat menggiring bola, gak cukup ditulis satu satu!!
hanya saja penulis tetep bersyukur. dengan apa yang didapat.
bahwa hidup ini, dan setiap manusianya dibuat 'unik', dengan skill masing-masing..
yang pasti, tetaap optimis!!

Aku akan hidup dengan caraku sendiri, dan pada suatu hari nanti akan ada orang yang iri padaku, dan menjadikanku sebagai pendorong semangat mereka berkarya!!
Life is wonderfull, isnt it?? :)

saat galau, dikosan, 00.51 10-4-2013.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

3 comments

Write comments